Artikel ini membahas layanan Supply Ban Dapra & Fender Kapal yang kami tangani dari Balikpapan untuk Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah timur Indonesia.
Lihat halaman layananUrutan pemasangan
Ketinggian dan jarak ban
Ban harus berada di ketinggian tempat lambung menyentuh dermaga atau kapal lain, baik saat kapal kosong maupun penuh muatan. Ban yang terlalu rendah terendam; terlalu tinggi, lambung bawah tetap tergores.
Jarak antar-ban di sisi lambung umumnya sekitar satu diameter ban atau lebih rapat, agar lambung tidak sempat menyentuh dermaga di antara dua ban.
Foto stok ban dapra kami
Ban yang sudah dilubangi tinggal dipasang rantai dan segel saat tiba di kapal.
Kesalahan yang sering terjadi
- Diikat ke pagar (railing) — pagar tidak dirancang menahan hentakan ban; bisa bengkok atau patah.
- Tali sebagai pengganti rantai — tali cepat putus karena gesekan dan sinar matahari.
- Ban tidak dilubangi di bawah — air tertampung, ban makin berat, rantai cepat aus.
- Ukuran campur di satu sisi — sebagian ban tidak menyentuh dermaga sehingga beban menumpuk di ban lain.
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana cara memasang ban dapra kapal?
Pilih ban yang utuh, lubangi untuk rantai dan buang air, siapkan rantai dan segel, las pad eye di bibir dek, lalu gantung ban dengan jarak dan ketinggian yang sesuai.
Berapa jarak antar ban dapra?
Umumnya sekitar satu diameter ban atau lebih rapat, agar lambung tidak menyentuh dermaga di antara dua ban.
Bolehkah ban dapra diikat ke pagar kapal?
Sebaiknya tidak. Pagar tidak dirancang menahan hentakan ban. Gunakan pad eye yang dilas kuat di bibir dek.