Artikel ini membahas layanan Welding Services yang kami tangani dari Balikpapan untuk Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah timur Indonesia.
Lihat halaman layananArti angka dan huruf pada posisi las pipa
Posisi las pipa ditulis dengan angka dan huruf G, singkatan dari groove atau sambungan kampuh. Angkanya menunjukkan bagaimana pipa diletakkan dan apakah pipa boleh diputar.
Semakin besar angkanya, umumnya semakin sulit, karena welder harus berganti sudut dan posisi tubuh sepanjang satu sambungan.
| Posisi | Letak pipa | Yang terjadi saat mengelas |
|---|---|---|
| 1G | Mendatar, pipa diputar | Welder selalu mengelas di bagian atas. Paling mudah. |
| 2G | Tegak, pipa diam | Las mengelilingi pipa secara mendatar. |
| 5G | Mendatar, pipa diam | Welder mengelas dari bawah, samping, sampai atas. |
| 6G | Miring sekitar 45°, pipa diam | Gabungan semua posisi. Paling berat. |
Kenapa 5G sulit
Pada posisi 5G, pipa terpasang mendatar dan tidak boleh diputar. Satu sambungan melingkar harus dilas dengan berpindah dari posisi atas kepala di bagian bawah pipa, ke posisi tegak di samping, lalu ke posisi datar di atas.
Setiap posisi menuntut sudut elektroda, arus, dan kecepatan yang berbeda. Cairan las cenderung jatuh saat di bagian bawah pipa, dan menumpuk saat di bagian atas. Welder harus menyesuaikan semuanya tanpa berhenti di tengah jalan.
Inilah alasan posisi 5G sering dipakai sebagai ujian kualifikasi welder pipa: welder yang lulus 5G dianggap mampu menangani posisi-posisi yang lebih mudah.
Bagian yang paling sering gagal
- Penetrasi akar tidak penuh di bagian bawah. Sisi dalam pipa tidak menyatu sempurna — hanya terlihat dari dalam atau lewat pengujian.
- Cekung di sisi dalam bagian atas. Cairan las turun ke dalam pipa sehingga permukaan dalam justru melengkung ke atas.
- Cacat di titik pertemuan. Tempat sambungan dari dua arah bertemu sering meninggalkan celah kecil atau terak yang terperangkap.
- Terak terjebak di antara lapisan. Terjadi bila lapisan sebelumnya tidak dibersihkan dengan benar sebelum lapisan berikutnya.
Cara menguji hasil las pipa
Pemeriksaan visual selalu yang pertama: bentuk manik las, ukuran, dan cacat yang terlihat di permukaan.
Untuk uji kualifikasi, sampel pipa biasanya dipotong dan ditekuk. Bila las mengandung cacat, sampel akan retak atau terbuka di bagian lengkungannya.
Untuk pekerjaan terpasang yang tidak boleh dipotong, dipakai uji tanpa rusak seperti radiografi atau ultrasonik untuk melihat bagian dalam las tanpa merusak pipanya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu posisi pengelasan pipa 5G?
Posisi ketika pipa terpasang mendatar dan tidak boleh diputar, sehingga welder harus mengelas mengelilingi pipa dari bagian bawah, samping, sampai atas dalam satu sambungan.
Apa beda posisi 5G dan 6G?
Pada 5G pipa mendatar dan diam, sedangkan pada 6G pipa dimiringkan sekitar 45 derajat dan juga diam. Posisi 6G menggabungkan hampir semua posisi las sehingga dianggap paling berat.
Kenapa uji welder pipa sering memakai posisi 5G atau 6G?
Karena kedua posisi ini menuntut welder berganti sudut dan teknik sepanjang satu sambungan. Welder yang lulus pada posisi sulit umumnya dianggap mampu menangani posisi yang lebih mudah dalam batas kualifikasinya.
Bagaimana menguji las pipa tanpa memotongnya?
Dengan uji tanpa rusak seperti radiografi atau ultrasonik, yang memperlihatkan kondisi bagian dalam las tanpa merusak pipa. Cara ini dipakai untuk pekerjaan yang sudah terpasang.