Artikel ini membahas layanan Rope Access & Pembersihan Kaca Gedung yang kami tangani dari Balikpapan untuk Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah timur Indonesia.
Lihat halaman layananKenapa sertifikat penting
Rope access terlihat sederhana dari bawah, tetapi keselamatannya bergantung pada kebiasaan teknisi: memasang dua tali dengan benar, memeriksa alat, dan tahu apa yang dilakukan bila rekan kerja tergantung dalam kondisi darurat.
Sertifikat adalah bukti bahwa teknisi pernah dilatih dan diuji untuk hal-hal itu. Bagi pengelola gedung, memeriksanya adalah bagian dari tanggung jawab mengizinkan pekerjaan di properti sendiri.
Jenis sertifikat yang umum
| Sertifikat | Diterbitkan | Catatan |
|---|---|---|
| K3 pekerjaan pada ketinggian | Mengacu pada Permenaker No. 9 Tahun 2016 | Mengenal jenjang tenaga kerja pada ketinggian dan teknisi akses tali |
| IRATA | Asosiasi industri rope access internasional | Jenjang Level 1, 2, dan 3; banyak diminta di proyek migas |
| Sertifikat lain | Lembaga pelatihan | Periksa lembaga penerbit dan masa berlakunya |
Jenjang teknisi dan peran di lapangan
Yang perlu diperiksa pengelola gedung
- Masa berlaku sertifikat setiap teknisi yang akan turun.
- Ada pengawas berjenjang tertinggi di lokasi, bukan hanya teknisi jenjang dasar.
- Rencana penyelamatan — apa yang dilakukan bila teknisi tidak bisa turun sendiri.
- Pemeriksaan alat — catatan bahwa tali, harness, dan alat turun diperiksa.
- Pembatasan area bawah selama pekerjaan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa saja sertifikat rope access di Indonesia?
Yang umum adalah sertifikat K3 pekerjaan pada ketinggian yang mengacu pada Permenaker No. 9 Tahun 2016, serta sertifikat IRATA yang banyak diminta di proyek migas. Periksa lembaga penerbit dan masa berlakunya.
Apa itu IRATA?
Asosiasi industri rope access internasional yang menerbitkan sertifikasi teknisi berjenjang Level 1, 2, dan 3.
Apa yang perlu diperiksa sebelum mengizinkan pekerjaan rope access?
Masa berlaku sertifikat teknisi, kehadiran pengawas berjenjang tertinggi, rencana penyelamatan, catatan pemeriksaan alat, dan pembatasan area bawah selama pekerjaan.