Balikpapan • Seluruh Kalimantan • Sulawesi • Indonesia Timur

Fabrication

Screw Conveyor Adalah: Bagian, Kegunaan, dan Titik yang Paling Cepat Aus

Screw conveyor terlihat sederhana: ulir berputar di dalam talang. Tapi salah ukur pitch atau isi bisa membuatnya macet setiap hari.

Pekerjaan fabrikasi komponen baja di workshop

Artikel ini membahas layanan Steel, Aluminium & Stainless Fabrication yang kami tangani dari Balikpapan untuk Kalimantan, Sulawesi, dan wilayah timur Indonesia.

Lihat halaman layanan

Cara kerjanya

Screw conveyor adalah alat pemindah material curah yang terdiri dari ulir yang berputar di dalam talang atau pipa. Saat ulir berputar, material terdorong maju sepanjang talang — prinsipnya mirip sekrup yang memindahkan serbuk kayu saat dibor.

Alat ini cocok untuk material berbentuk butiran, serbuk, atau serpihan: inti sawit, serat, pasir, semen, batubara halus, pakan, dan biji-bijian.

Bagian utama screw conveyor.
BagianFungsinya
Flight (ulir)Mendorong material. Bagian yang paling cepat aus.
Shaft (poros)Tempat ulir menempel dan meneruskan putaran.
Trough (talang)Wadah berbentuk U atau pipa tempat material bergerak.
Hanger bearingPenyangga poros di tengah bentang panjang.
PenggerakMotor dan gearbox yang memutar poros.
Inlet dan outletTempat material masuk dan keluar.

Yang menentukan kapasitas

  • Diameter ulir — makin besar, makin banyak material per putaran.
  • Pitch — jarak antar-ulir. Pitch pendek cocok untuk jalur miring dan pengumpanan yang terkendali.
  • Kecepatan putar — terlalu cepat membuat material abrasif mengikis ulir lebih cepat.
  • Tingkat pengisian — talang tidak pernah diisi penuh. Material abrasif dan berat memakai tingkat pengisian lebih rendah agar tidak macet.
  • Kemiringan — makin miring, kapasitas nyata makin turun.

Titik yang paling cepat aus

Di pabrik kelapa sawit dan industri curah lain, ulir adalah bagian yang paling cepat habis, terutama tepi luarnya yang terus bergesekan dengan material. Hanger bearing juga sering jadi titik masalah karena berada di tengah aliran material.

Cara umum memperpanjang umur ulir adalah hardfacing — melapisi tepi ulir dengan las keras yang tahan gesekan — atau memakai pelat tahan aus pada bagian yang paling tergerus.

Memilih perbaikan ulir yang aus Alur 4 tahap: Ukur keausan tepi, Periksa poros, Pilih perbaikan, Siapkan cadangan 01 Ukur keausan tepi Bandingkan diameter ulirsekarang dengan ukuranaslinya. 02 Periksa poros Poros bengkok membuat ulirmenggesek talang. 03 Pilih perbaikan Hardfacing bila ulir masihutuh, ganti bila sudahmenipis. 04 Siapkan cadangan Ulir cadangan membuatpenggantian berikutnya cepat.
Ukur dulu keausannya sebelum memutuskan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu screw conveyor?

Alat pemindah material curah berupa ulir yang berputar di dalam talang atau pipa. Saat ulir berputar, material terdorong sepanjang talang menuju saluran keluar.

Screw conveyor dipakai untuk apa?

Untuk memindahkan material butiran, serbuk, atau serpihan, seperti inti dan serat sawit, semen, pasir, batubara halus, pakan, dan biji-bijian.

Bagian screw conveyor apa yang paling cepat aus?

Ulir, terutama tepi luarnya yang terus bergesekan dengan material, serta hanger bearing yang berada di tengah aliran material. Hardfacing pada tepi ulir adalah cara umum untuk memperpanjang umurnya.

Artikel Lain

Baca juga

Emergency Support

Butuh dukungan industri mendesak?

Emergency & breakdown support 24 jam / 7 hari. Tim kami siap dihubungi untuk breakdown peralatan, kebocoran, kerusakan struktur, dan kebutuhan daya darurat.

Chat WhatsApp
Telepon WhatsApp Penawaran